Putri Liana melihat sang Raja mondar-mandir di depan singgasananya, ia kemudian mendekatinya "Ayah memanggilku?" Tanyanya lembut sambil membelai ayahnya.
"Ah, ya akhirnya kau datang sayang. Anak ku, ada yang ayah ingin sampaikan"
Sekelebat Liana berpikir, bahkan ayahnya tidak menyadari kehadirannya tadi hingga ia menegurnya, pasti ini hal yang penting sekali "Apakah ini tentang masalah naga itu wahai Ayah?"
"Ah, memang itu anakku yang ingin kubicarakan, jadi aku berencana mengadakan sayembara, aku akan memberikan hadiah bagi siapa yang dapat membunuh naga itu."
"Itu bagus sekali ayah"
"Ya, tapi setujukah engkau, kalau aku akan menikahkan engkau dengan orang yang berhasil tersebut?"
Mata Liana membesar " Apa maksud ayah? Maksudmu aku yang menjadi hadiahnya"
Tampilkan postingan dengan label fiksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fiksi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 12 Maret 2013
Minggu, 03 Maret 2013
Sebuah cerpen : "Peri hutan yang lain"
Mina menggeliat diatas kasur bunga dahlia merah
jambu ketika secercah sinar sang surya membelai wajahnya. Dibukanya kedua
kelopak matanya. Terbentang dihadapannya keindahan hutan Malibou yang mempesona
dengan bebukitan yang diselubungi aneka warna bunga. Sebuah aliran sungai yang
berair bening menciptakan gemercik halus bak musik terapi jiwa. Beragam
dedaunan kering yang berwarna coklat keemasan bagai permadani menutupi
permukaan tanah hutan.
Ini hari pertamanya sebagai seorang peri hutan. Malam tadi dia mengambil sebuah
keputusan besar dalam hidupnya. Menjadi seorang peri seperti dalam film-film
kartun yang pernah dilihatnya. Setelah selama sebulan tersesat di hutan dan
berteman dengan beberapa peri, akhirnya ia menyetujui ajakan mereka untuk menjadi
seorang peri pelindung hutan.Jumat, 01 Maret 2013
Kenapa......
Sayang.... apa itu dipunggungmu??
sayap??
kenapa kau memakai sayap itu lagi??
sebentar! Apa maksudnya ini??
Kau ingin kembali??
kau ingin terbang meniggalkanku??
sayap??
kenapa kau memakai sayap itu lagi??
sebentar! Apa maksudnya ini??
Kau ingin kembali??
kau ingin terbang meniggalkanku??
Langganan:
Postingan (Atom)